fbpx
Cakravala, Ruang Temu Virtual Seniman dan Peminat Seni

Cakravala, Ruang Temu Virtual Seniman dan Peminat Seni

Kemajuan dan pencapaian teknologi yang melesat seolah tanpa henti, perubahan-perubahan besar dalam perilaku dan tren koleksi karya seni, yang juga dibarengi oleh perubahan dalam rentang kerja proses kurasi karya seni telah membuka peluang baru bagi bertumbuhnya habitat-habitat digital di dalam ekosistem kesenian.

Ruang-ruang digital ini dihuni oleh para pekerja kreatif yang berkolaborasi dengan seniman-seniman yang dengan gencar dan penuh semangat melakukan inovasi-inovasi baru.

Galeri seni virtual mungkin masih merupakan konsep yang asing bagi sekalangan orang. Namun, lahir dan bertumbuhnya wahana digital ini telah meniupkan angin segar dalam membuka kemungkinan-kemungkinan baru bagi para seniman untuk mencurahkan energi kreatif mereka dengan memanfaatkan medium karya apapun yang mereka minati.

Selain itu, gelombang dahsyat penyebaran virus corona turut menghantam dan mengubah wajah kegiatan-kegiatan seni konvensional. Seniman dan penikmat karya seni tidak dapat lagi dengan leluasa bertemu langsung dan berkumpul dalam satu ruang yang sama. Entah untuk menggelar dan menikmati pertunjukan, pameran, diskusi karya, workshop, atau penyelenggaraan peristiwa kesenian yang lainnya.

Keterbatasan dalam melakukan pertemuan langsung dan interaksi di ruang nyata ini membuat kebutuhan akan ruang-ruang virtual semakin besar.  Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dua orang anak muda kreatif, Brina Paska dan Adella Bahar, bersepakat untuk menggagas berdirinya Cakravala pada bulan September 2020.

Cakravala adalah sebuah e-commerce untuk karya seni. Platform ini adalah tempat untuk memamerkan karya-karya dengan harga terjangkau, oleh seniman baru dan berkembang di Indonesia, dan juga tempat untuk merayakan skena seni dan budaya Indonesia yang sangat beragam,” demikian disampaikan Brina Paska.

 Cakravala hadir sebagai ruang temu virtual bagi seniman dan publik peminat seni.

Brina Paska menuturkan bahwa Cakravala bertujuan untuk menyediakan ruang bagi seniman, penggemar dan kurator untuk bergabung bersama dan membentuk pandangan baru dengan cara tematik dan komparatif, tidak hanya terbatas dalam satu visi. Tempat banyak medium saling berdampingan untuk mendemonstrasikan praktek artistik yang tidak terhingga.

Pada dasarnya, ruang yang berusaha diciptakan Cakravala adalah sebuah ruang sosial yang hadir dalam dunia digital, di mana keingintahuan dan keterhubungan akan dipicu melalui pameran dan program-program daring. Menurut Brina, hal tersebut dapat diwujudkan karena Cakravala memiliki kepercayaan bahwa seni memiliki proses kolektif dan kolaboratif.

Successor To The Nation’s Inheritance II (2020), Shiddiq Machmud, Photography, 84,1 x 118,9 cm – Dok. Cakravala

Dengan membawa semangat Narrating Through Art, Cakravala bertujuan untuk mengolah dan memperkaya pengalaman daring sebagai suatu sarana untuk membuat seni lebih mudah diakses oleh penggemar yang lebih muda. Melalui perspektif para seniman, karya-karya seni ditampilkan ke dalam narasi mengenai persoalan-persoalan sosial yang aktual yang direpresentasikan melalui dalam kerangka kultural dan kontemporer agar mampu menjadi cerminan dunia tempat kita hidup saat ini.

Saat ini, Cakravala telah menjalankan dua kali pameran karya seni.

“Untuk pameran pertama kami itu solo exhibition yang mengangkat isu objectification of the female’s body. Dan, untuk yang kedua, kami berupaya mengangkat dan menelusuri kembali budaya,” terang Brina.

Wisdom (2020), Fuad Machmud, Photography, 59,4 x 84,1 cm – Dok. Cakravala

Gelaran ketiga yang sedang digarap oleh Cakravala akan dilaksanakan pada bulan Maret 2021 nanti. Sebagai sebuah platform kolaboratif, Cakravala akan menggandeng brand fashion lokal AKSU untuk menjadi kurator tamu.

“Jadi, nanti kita bikin pameran barengan, dan untuk pameran yang ketiga ini akan ada pop-up offline exhibition di Bali yang akan berlangsung selama tiga minggu di bulan Maret nanti. Kita akan mengangkat topik di seputar pandemi, sebagai respons terhadap current issue,” kata Brina.

Untuk menikmati dan membeli karya-karya seni, para peminat dapat langsung mengunjungi situs Cakravala. Selain itu, program dan agenda-agenda yang dilaksanakan Cakravala juga dimuat di kanal-kanal media sosial galeri virtual ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.