fbpx
Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin

Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin

Wajah Depan Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin/Lutfi Dananjaya

 

Pusat Dokumentasi H.B. Jassin berlokasi di Kompleks Taman Ismail Marzuki, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Di dalamnya terdapat koleksi berupa buku fiksi – non fiksi, naskah asli para sastrawan, karya sastra terjemahan, naskah drama, biografi, korespondensi, artikel koran, hasil penelitian, rekaman suara, video dan foto-foto dokumentasi sastrawan Indonesia dari berbagai angkatan. Semuanya dikumpulkan sejak tahun 1933 oleh Hans Bague Jassin.

Lobby Utama PDS H.B. Jassin/Lutfi Dananjaya

 

“Pada bulan Januari 2018, Yayasan Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta. Sampai hari ini PDS H.B. Jassin dikelola oleh Pemrov DKI,” jelas Agung Trianggono penanggung jawab pengolahan data PDS H.B. Jassin, Jumat, (1/11), Lobby PDS H.B. Jassin.

Ruang Baca Lantai 1, PDS H.B. Jassin/Lutfi Dananjaya

 

Saat ini jumlah koleksi yang dimiliki sebanyak 134.177 judul, 165.214 eksemplar. Tentu kita semua berharap dengan bersatunya Yayasan PDS H.B. Jassin dengan Pemprov DKI, koleksi-koleksi karya sastra serta dokumen-dokumen bernilai sejarah lainnya yang ada di PDS H.B. Jassin bisa bertambah dan dijaga bersama kelestariannya.

Wall of Fame Tokoh Sastrawan Indonesia/Lutfi Dananjaya

 

PDS H.B. Jassin memiliki dua lantai yang sudah didesain dengan baik dan artistik. Pertama kali masuk, pengunjung akan disuguhi wall of fame potret sastrawan-sastrawan yang berpengaruh bagi sejarah Sastra Indonesia. Di sudut lantai 1 ada sebuah ruang baca yang dilengkapi dengan sofa, kursi, meja, rak buku serta beberapa dekorasi pemanis yang didesain cukup nyaman untuk pengunjung.

Dekorasi Dinding Tangga Penghubung Kedua Lantai
Lobby Lantai 2, Ruang Diskusi dan Penerima Tamu PDS H.B. Jassin

Beralih ke lantai kedua, di lantai ini pengunjung bisa langsung menuju ruang pengarsipan dokumentasi segala yang berhubungan dengan Sastra Indonesia. Ruangan ini bersebelahan dengan kantor pengelola PDS H.B. Jassin. Di lantai ini pula terdapat sudut ruangan yang biasa digunakan untuk berdiskusi bagi pengunjung ataupun tamu undangan.

 

Penyusunan Koleksi Berdasarkan Nama Pengarang dan Kode Map

Penyusunan karya sastra yang ada di PDS H.B. Jassin, menurut Agung Trianggono berdasarkan nama pengarang secara alfabetis, “Kami menyusun berdasarkan nama para pengarang dari mulai angkatan 1920, Balai Pustaka, 1945, 1966 sampai angkatan 2000. Koleksi-koleksi yang ada di sini tidak hanya buku, majalah dan koran dari Indonesia saja, namun ada beberapa yang dari luar”.

Pengarsipan berdasarkan kode Alfabetis Nama Pengarang/Lutfi Dananjaya

 

Selain mengurutkan berdasarkan alfabet nama pengarang, PDS H.B. Jassin punya sistem pengarsipan untuk menandai dokumen dengan menggunakan kode Map. Agung menjelaskan, “Kode-kode map ini akan mempermudah pengarsipan untuk kami dan untuk pengunjung yang membutuhkan dokumen. Map A dikhususkan untuk dokumen tentang kritik dan esai sastra, Map B untuk karya fiksi, Map C untuk umum, Map D khusus untuk Naskah Drama Indonesia dan terjemahan, Map C untuk Biografi pengarang dan Map F khusus untuk karya sastra terjemahan. Sistem penandaan melalui kode Map ini sudah sedari dulu diterapkan oleh pak H.B. Jassin”.

Map-Map Berisi dokumen Bernilai Sejarah untuk Indonesia
Kode Map Penanda Pengarsipan Dokumen PDS H.B. Jassin

Perawatan Dokumen di PDS H.B. Jassin

Memelihara dan merawat dokumen berbahan mayoritas kertas, apalagi kebanyakan dokumen tersebut sudah berusia puluhan tahun membutuhkan kehati-hatian dan penanganan khusus. Agung Trianggono menjelaskan, “Perawatan yang biasa digunakan di sini memakai sistem fumigasi dengan memakai cairan gas, supaya kertas-kertas yang sudah berusia tua bebas dari kutu buku dan binatang rayap serta terjaga kualitas kertasnya. Hal lainnya yang diperhatikan untuk perawatan buku dan dokumen berbahan kertas adalah dengan menjaga suhu udara ruangan tetap dalam kondisi dingin”.

Program Digitalisasi Dokumen Secara Daring

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, mulai tahun 2018 meluncurkan program digitaliasi dokumen untuk PDS H.B. Jassin yang bernama Inlislite. Program ini sedang dalam proses pengembangan dan bertujuan memudahkan masyarakat untuk bisa mengakses data dokumen yang ada di PDS H.B. Jassin secara daring. Agung Trianggono menjelaskan tahapan digitalisasi dokumen fisik menjadi arsip digital:

  • Tahapan pertama yaitu pemilihan data dokumen berdasarkan usia buku/kertas dan berdasarkan katergori
  • Tahapan kedua yaitu memindai dokumen menjadi data JPEG/PDF
  • Tahapan ketiga mengumpulkan data JPEG/PDF ke dalam buku digital

“Semua tahapan ini nantinya akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan akses dokumen berupa data digital dan semua data digital yang sedang diproses diproyeksikan untuk mengisi website resmi PDS H.B. Jassin, yang akan ditargetkan rilis pada tahun 2020”, papar Agung Trianggono.

Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin menjadi salah satu harta terbesar berupa dokumen yang dimiliki Indonesia. Sastra biar bagaimanapun tidak bisa terpisahkan dengan sejarah. Pengarsipan yang ditata dengan baik tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita. Ditambah pengarsipan yang diaplikasikan secara digital. Kemudahan dalam mengakses dan mendapatkan data menjadi keniscayaan demi menumbuhkan minat membaca masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi.

Lutfi Dananjaya
Penulis Lepas. Alumnus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published.